Cara Mengelola Informasi Geografi

December 3, 2006 at 3:42 am 3 comments


Secara umum proses SIG terdiri atas tiga bagian (subsistem), yaitu subsistem masukan data (input data), manipulasi dan analisis data, menyajikan data (output data). Baiklah kita akan membahasnya satu persatu dari ketiga subsistem tersebut.

1. Subsistem masukan data (input data)
  Subsistem ini berperan untuk memasukkan data dan mengubah data asli ke bentuk yang dapat diterima dan dipakai dalam SIG. Semua data dasar geografi diubah dulu menjadi data digital, sebelum dimasukkan ke komputer. Data digital memiliki kelebihan dibandingkan dengan peta (garis, area) karena jumlah data yang disimpan lebih banyak dan pengambilan kembali lebih cepat. Ada dua macam data dasar geografi, yaitu data spasial dan data atribut.

a. Data spasial (keruangan), yaitu data yang menunjukkan ruang, lokasi atau tempattempat di permukaan bumi. Data spasial berasal dari peta analog, foto udara dan penginderaan jauh dalam bentuk cetak kertas.

Data spasial dan data atribut tersimpan dalam bentuk titik (dot), garis (vektor), poligon (area) dan pixel (grid). Data dalam bentuk titik (dot), meliputi ketinggian tempat, curah hujan, lokasi dan topografi. Data dalam bentuk garis (vektor), meliputi jaringan jalan, pipa air minum, pola aliran sungai dan garis kontur. Data dalam bentuk poligon (area), meliputi daerah administrasi, geologi, geomorfologi, jenis tanah dan penggunaan tanah. Data dalam bentuk pixel (grid), meliputi citra satelit dan foto udara.

Data dalam bentuk titik, garis dan poligon silahkan lihat gambar 5.8. Sedangkan data dalam bentuk pixel, silahkan lihat gambar 5.9.

 

 
Data dasar yang dimasukkan dalam SIG diperoleh dari tiga sumber, yaitu data lapangan (teristris), data peta dan data penginderaan jauh. Berikut ini akan dibahas satu per satu mengenai data dasar tersebut.
Gambar 5.11. ini adalah citra penginderaan jauh dari satelit Systeme Probatoire de I’ Observation de la Terra (SPOT), salah satu satelit penginderaan jauh milik Perancis. Citra ini memperlihatkan permukaan bumi daerah Jepara, Jawa Tengah yang diambil (difoto) melalui satelit SPOT.

Gambar 5.11. Citra spot daerah Jepara,
Jawa Tengah.

Data penginderaan jauh dan data teristris dimasukkan ke dalam SIG, kemudian disajikan ke dalam bentuk peta, grafik, tabel, gambar, bagan, atau hasil perhitungan.

2. Subsistem manipulasi dan analisis data Subsistem ini berfungsi menyimpan, menimbun, menarik kembali data dasar dan menganalisa data yang telah tersimpan dalam komputer. Ada beberapa macam analisa data, antara lain:

a. Analisis lebar, menghasilkan daerah tepian sungai dengan lebar tertentu (lihat gambar 5.12).

Analisis lebar adalah analisis yang dapat menghasilkan gambaran daerah tepian sungai dengan lebar tertentu. Kegunaannya antara lain untuk perencanaan pembangunan bendungan sebagai penang-gulangan banjir.

Kelas

Klasifikasi

1.
2.
3.

datar
landai
agak curam

Peta 2 adalah peta vegetasi (tanaman) dengan tiga klasifikasi.

Kelas

Klasifikasi

1.
2.
3.

padi
palawija
jagung

Setelah dilakukan analisis penjumlahan aritmatika, didapat peta dengan klasifikasi baru yaitu:

Peta 3 adalah peta lereng dan vegetasi (tanaman) dengan 7 klasifikasi.

Kelas

Klasifikasi

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Datar dengan tanaman padi.
Datar dengan tanaman palawija.
Landai dengan tanaman padi.
Landai dengan tanaman palawija.
Landai dengan tanaman jagung.
Agak curam dengan tamanam padi.
Agak curam dengan tenaman jagung.

3. Subsistem penyajian data (output data) Subsistem output data berfungsi menayangkan informasi geografi sebagai hasil analisis data dalam proses SIG. Informasi tersebut ditayangkan dalam bentuk peta, tabel, bagan, gambar, grafik dan hasil perhitungan. Gambar 5.15 dan 5.16 adalah contoh hasil output data yang ditayangkan sebagai informasi geografi hasil analisis data dalam proses SIG.

Gambar 5.15. Hasil output data yang menunjukkan
potensi aliran permukaan di DAS Pheasant Branch di
Wisconsin (Amerika Serikat). Makin gelap simbol, makin
tinggi potensi aliran sungainya.

Entry filed under: Diskusi. Tags: .

Pengelolaan Sistem Informasi Geografi (SIG) Lahar Dingin Sudah mencapai Jarak 9 Km

3 Comments Add your own

  • 1. Ahmad Rudi  |  August 31, 2007 at 8:01 am

    Saya mau minta bantuan, mohon dijelaskan lebih spesifik tentang subsitem SIG yaitu :
    1. input data
    2. output data
    3. analisis data
    4. manipulasi data

    Reply
  • 2. mikaaaaaaaaaaaaaannnik  |  October 28, 2007 at 2:05 am

    FASD

    Reply
  • 3. talita  |  December 19, 2007 at 4:04 am

    yups

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


SELAMAT DATANG

RSS Info Gempa

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Tulisan sebelumnya

Yang Lagi Baca

page counter

Pengunjung Situs Ini

Pengunjung

  • 634,875 Pembaca
Pagerank

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Join 8 other followers


%d bloggers like this: