Thermometer Membantu Para Ilmuwan Untuk Menentukan Formasi Batuan

March 4, 2011 at 5:18 am 1 comment

Seorang peneliti University of Arkansas dan rekan-rekannya telah menggunakan isotop magnesium untuk menentukan suhu di dalam Formasi batuan, yang akan memungkinkan para ilmuwan untuk lebih mempelajari pembentukan kerak bumi dan mantel serta pembentukan meteorit.

magnesium

“Mengetahui suhu formasi batuan adalah penting untuk memahami evolusi Bumi, Kita juga bisa mempelajari sampel luar angkasa untuk mengetahui lebih lanjut tentang bagaimana meteorit terbentuk dan berevolusi.”

sebagian besar batu di bumi telah terbentuk selama jutaan tahun, sehingga sulit untuk menentukan sejarah termal mereka.
Peneliti mempelajari fraksinasi isotop magnesium dalam eclogite, sebuah batu metamorfik yang berisi omphacite mineral dan garnet, ditemukan di pegunungan di Cina. Eclogites terbentuk pada suhu dan tekanan yang tinggi dan sering terbentuk dari basal lantai subduksi laut yang diambil di bawah kerak bumi, dan dibawa ke permukaan selama proses pembentukan gunung.

Isotop memiliki sifat kimia yang sama, tetapi bobot yang berbeda, sehingga beberapa proses menyebabkan apa yang tampak seperti bahan yang sama tapi sesungguhnya berbeda. Dalam hal ini, para peneliti mengamati fraksionasi isotop, atau pemisahan isotop ke daerah yang berbeda di dalam batu. Isotop magnesium fraksinasi dalam batu tergantung pada suhu di mana atom berhenti bergerak di dalamnya, yang merupakan waktu yang telah membentuk batuan.

Para ilmuwan menemukan bahwa fraksinasi isotop magnesium besar pada suhu tinggi, yang memungkinkan para peneliti untuk kemudian mempelajarinya secara akurat. Para peneliti melihat isotop lainnya, tetapi menemukan fraksinasi terlalu kecil untuk mengukur secara tepat. Isotop magnesium cahaya bergerak cepat ke keadaan energi rendah (yaitu, garnet), sedangkan isotop berat lebih suka tinggi negara-energi (yaitu, omphacite). Proporsi isotop ringan dan berat di masing-masing negara dalam sebuah batu yang diberikan menentukan suhu di mana batu itu terbentuk. Menggunakan fraksionasi isotop magnesium, para peneliti dapat menentukan suhu formasi batuan ke presisi yang lebih tinggi. Misalnya, jika “termometer” isotop sebelumnya hanya ditentukan suhu ke ketepatan dalam 50 derajat Celcius, maka termometer magnesium dapat mencapai ketepatan dalam 20 derajat Celcius.

Dengan mengetahui suhu formasi batuan, para ilmuwan akan dapat menentukan tingkat pendinginan batuan pada kedalaman yang berbeda di dalam kerak bumi dan mantel.

Para peneliti berencana untuk mengumpulkan sampel dari daerah bangunan gunung untuk lebih menggunakan alat baru.

Entry filed under: Geologi. Tags: .

Google Anti ‘Kebaikan SBY’ ? Rotasi Inti Bumi Berputar Lebih Cepat

1 Comment Add your own

  • 1. Price Emotion Lotion Cotton Candy  |  June 1, 2014 at 4:22 pm

    Price Emotion Lotion Cotton Candy

    Thermometer Membantu Para Ilmuwan Untuk Menentukan Formasi Batuan | Putra Pamungkas

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


SELAMAT DATANG

RSS Info Gempa

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Tulisan sebelumnya

Yang Lagi Baca

page counter

Pengunjung Situs Ini

Pengunjung

  • 634,875 Pembaca
Pagerank

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Join 8 other followers


%d bloggers like this: